ASANA DAN
PRANAYAMA
A. ASANA
Adalah
sikap badan / keadaan tubuh tetap mantap, tenang, nyaman baik secara pisik dan
mental .
STIRA SUKHAM- ASANA (Sadhana Pada
II.46)
·
Asana dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi jiwa
sadar yang cendrung bergerak ke luar.
Tindakan pertama haruslah mnyempurnakan kendaraan bagi jiwa itu sendiri
yaitu badan jasmani.
* Dengan melatih asana bukan saja
kesehatan badan dapat dipertahankan (karena dapat mnyempurnakan peredaran
darah, melemaskan persendian, memperkuat otot-otot, memijat dan merangsang
sekresi organ dalam ), tetapi membantu menentramkan sertamenguasai jiwa.
·
Yoga asana berbeda dengan
latihan-latihan badan yang kuat dan keras. Dalam asana gerakan dilakukan dengan
lambat dan halus disertai pernafasan yang dalam diselingi saat-saat penekanan
statis dan kediaman sempurna sehingga sebagian otot dan syaraf mendafatkan
relaksasi yang mendalam.
Dalam gerakan asana energi kehidupan ditingkatkan, jika latihan secara
teratur akan dapat menghimpun tenaga yang dipergunakan untuk mendorong
meningkatkan kesadaran.
·
Dengan mempelajari cara
mencapai ketentraman maka syaraf-syaraf beserta badan diharapkan dapat diam dan
tidak bergerak (diam) dalam waktu relatif cukup yang lama, maka orang akan mengendalikan otot-otot dan
sistim syaraf untuk dapat melakukan meditasi yang lama.
·
Pengaruh penting dari asana
adalah adanya keseimbangan sekresi hormon-hormon dimana hal tsb. Berpengaruh
thd. pengendalian emosi dan kesadaran.
Tekanan halus dalam yoga asana mengakibatkan sekresi hormon yang
harmonis, dan itu baik sekali pengaruhnya kpd. Pengendalian emosi dan
ketentraman mental. Misalnya asana posisi Shashaungasana (sikap kelinci)
merangsang mengalirkan hormon pineal shingga menjadi Penyabar dan mental
tenang. (Meditasi: Melalui batas Supra : 1982: 50)
§
Sikap / asana tidak dipaksakan,
dipilih sesuai tujuan.
§ Dipilih sesuai
bentuk tubuh.
§ Tiap asana ---
sebagai Sukha Asana ( Asana yg menyenangkan
§ Dilakukan secara
pelan-pelan (Tidak menghentak) dan relaksasi serta konsentrasi.
§
Dapat dilakukan oleh Tua dan
Muda
Manfaat Asana ( Yoga Asana )
Fisik
Mengatur dan mengendalikan jaringan kelenjar Endokrin shg sejumlah hormon berbeda
dikeluarkan dari dalam tubuh. (
Kelenjar Endokrin = Kelenjar saluran – langsung masuk ke darah
. Sekresi ke dalam ---> zat aktif dari Sekresi internal disebut
hormon = merangsang dari kata Yunani )
Sistem syaraf otonum yang membawahi syaraf Simpatis dan Parasimpatis yg tidak berada di bawah kehendak kita ikut
pula terpengaruh. Sistem syaraf ini dapat bekerja lebih efisien, sistema syaraf
ini mengatur fungsi organ tubuh dalam sprt: jantung, paru, pembuluh
darah, ginjal, hati, alat pencernaan dsb.
Organ Endokrin :
Kelenjar
Hipofisis --- Hormon
Pertumbuhan
Kelenjar
Tiroid dan Paratiroid --- mengatur penggunaan
oksigen
Kelenjar adrenalin (sekresi bertambah bila keadaan emosi :
marah, takut. Pengeluaran yang berlebih
menyebabkan naiknya tekanan darah.
Satu
kelenjar tidak berpungsi ---> kerusakan pada jaringan
Jaringan ini perlu
dipelihara secara optimal – fungsi normal : pelatihan teratur. (Otot,tulang, syaraf, kelenjar, jln
pernafasan, pembuangan dan sistem perderan darah diserasikan shg semua sistem jaringan saling membantu)
§ Asana membuat tubuh lentuk. Kelentukan pd tubuh mencegah otot yg kaku.
Pertambahan umur penyebab kekakuan. Elastisitas semua jaringan menurun. Dinding
pembuluh darah mengalami pengapuran shg. tekenan darah meningkat.
Mental :
§
Asana membuat pikiran kuat dan mampu menahan rasa
sakit dan kemalangan.
§
Keseimbangan dan vitalitas
menjadi keadaan pikiran normal setelah latihan teratur.
§
Keseimbangan pikiran
dikembangkan maka membantu mengatasi beban hidup, kesulitan sbg bantu loncatan.
Spiritual :
§ Asana adalah tahapan pada jalan spiritual. (Bukan
semata-mata gerakan jasmaniah, ada doa/ mantra, penghormatan)
§ Asana langkah ke tiga dari 8 tahapan dari Astangga Yoga untuk membuat tubuh
kita mantap pada tahapan selanjutnya.
§ Adalah merupakan kebutuhan bagi orang 2 yg tertarik pd spiritual untuk membangkitkan
sgl kemampuan bathiniah.
YOGA OLAHRAGA MEDITISI
PROF. BENSON Guru Besar Univ. BOSTON di Amerika Serikat
mengatakan memiliki 4 unsur suatu olahraga/ aktivitas disebut meditasi al. :
1. Suasana tenang saat olahraga/ yogasana.
2. Tubuh dalam posisi relaksasi/ santai/
alamiah.
3. Ada pusat perhatian pikiran tdk. melayang ke mana mana
4.
Mengabaikan gangguan dari luar
lingkungan.
Lebih jauh ahli Jiwa mengatakan :
Tujuannnya adalah menghasilkan efek antisetres, mengendalikan energi hidup/
energi vital prana dalam tubuh.
Dengan
aktivitas seperti meditasi (yoga ) maka :
o Tubuh mengadakan relaksasi sempurna.
o Tubuh lebih santai.
o Akibatnya otot tidak mengadakan kontraksi.
o Tenaga yang dibutuhkan tubuh menjadi minimal.
Maka :
Terjadi
perubahan fisiologi atau alamiah dlm tubuh
Pemakaian
oksigen – untuk pembakaran zat makanan berkurang.
Jantung
tdk perlu bekerja keras memompa darah ke seluruh tubuh. Denyut jantung/ nadi
frekwensinya menurun. Tekanan darah menurun. Frekwensi pernafasan menurun.
Karena
aktivitas menurun, metabolisme seluruh
tubuh mengalami penurunan.
Azam
laktat hasil metabolisme sebagai
penyebab kelelahan berkurang banyaknya
dlm peredaran darah dan sel otot.
Perubahan
ini -> menyebabkan berkurang keluar hormon adrenalin.
Aktivitas
yg dikoordinasikan oleh saraf Simpatis memperlambat kerjanya , maka tubuh tidak
tegang.
Kesigapan
tubuh diganti dg KENYAMANAN istirahat relaksasi.
Maka PIKIRAN Ikut tenang. Tegang dan stres
menurun.
Karena gerakan yang lembut , sederhana, murah dan
efektif.
Pelatihan perlahan-lahan disertai mengatur nafas
dan Pemusatan fikiran.
Yogasana
Bagi Orang Modern
Pada zaman modern banyak waktu luang dan banyak pilihan tersedia untuk
mendapatkan kesenangan pisik serta kenikmatan sensual.Pekerjaan, fasilitas
hidup dan hiburan semuanya sering membawa ketegangan fisik, mental dan emosi.
Terkadang orang tidak dapat menemukan cara untuk mencurahkan kekecewaan dan
berbagai kegelisahan. Sebut saja angka kasus prilaku bunuh diri dapat dikatakan
cukup mengkhawatirkan.
Pada zaman
sekarang ini banyak sarana yang terhitung untuk menghibur diri dalam kehidupan,
namun sedikit orang yang mampu untuk menikmati berbagai kemewahan
itu.
Adakah pertolongan baginya ?.
Ada : Yoga dapat memberikan jawaban . Dengan melakukan yogasana secara
teratur ia akan mampu membebaskan dirinya dari penyakit modern yang beradab :
sembelit, encok, kekakuan, kekecewaan dan ketegangan.
Orang yang
melaksanakan asana akan memiliki suatu kekuatan tenaga untuk menghadapi masalah
dan tanggung jawab kehidupan. Dapat hidup harmonis dalam keluarga dan masyarakat
PRANAYAMA ( Mengatur Nafas)
Mengatur Nafas ? Timbul
pertanyaan dari pikiran kita.
Perlukan Pernafasan itu
diatur. Bukankah bernafas itu sejak lahir dan tidak diajarkan.
Bernafas merupakan
aktivitas bersifat otonom artinya berjalan dengan sendirinya tanpa dipengaruhi
oleh kesadaran kita.
Waktu tidur , pingsan
orang terus bernafas.
Tapi bernafas juga dapat diatur oleh kehendak kita
walau dg batas tertentu. Sperti menahan nafas, tetapi tidak lama, hanya
beberapa detik/ menit. Ada kekuatan yg
melawan kehendak kita.
Pernafasan dalam yoga memegang peranan penting.
Dalam udara terdapat 70 % Nitrogen, 23 %
oksigen dan sisanya berupa uap gas
karbondioksida, Amoniak, Argon, Nitrat ,
benda organis dan uap air.
Padahal yg paling banyak dibutuhkan dalam tubuh ini adalah Oksigen. Untuk menangkap oksigen (pembakar makanan menjadi energi) adalah alat pernafasan yg mempunyai tugas. Makin efektif alat pernafasan maka makin banyak oksigen yg dapat disedot.
Padahal yg paling banyak dibutuhkan dalam tubuh ini adalah Oksigen. Untuk menangkap oksigen (pembakar makanan menjadi energi) adalah alat pernafasan yg mempunyai tugas. Makin efektif alat pernafasan maka makin banyak oksigen yg dapat disedot.
Tujuan Pranayama :
Agar kapasitas paru menjadi lebih besar shg. Mampu
memasukan udara ke dalam paru lebih banyak dari pada or. yg tidak melakukan
pernafasan.
Otot punggung
dan perut menjadi lebih kuat. Aliran darah menjadi lebih baik. Kerja
kelenjar endokrin akan bertambah produktif. Shg fungsi jantung, paru, ginjal,
hati, usus, pembuluh darah lebih optimal.
Latihan yg mudah dilakukan adalah duduk bersila
(silasana) .
Atur keluar masuknya udara dg melalui lobang
hidung. Hirup secara perlahan sebanyak-banyaknya shg dada terasa penuh. Kemudian
tahan beberapa saat. Hembuskan keluar melalui hidung perlahan-lahan. Ulangi
setiap hari dalam jangka waktu beberapa menit,
********
ASANA DAN PRANAYAMA
A. ASANA
Adalah
sikap badan / keadaan tubuh tetap mantap, tenang, nyaman baik secara pisik dan
mental .
STIRA SUKHAM- ASANA (Sadhana Pada
II.46)
§
Sikap / asana tidak dipaksakan,
dipilih sesuai tujuan.
§ Dipilih sesuai
bentuk tubuh.
§ Tiap asana ---
sebagai Sukha Asana ( Asana yg menyenangkan
§ Dilakukan secara
pelan-pelan (Tidak menghentak) dan relaksasi serta konsentrasi.
§
Dapat dilakukan oleh Tua dan
Muda
Manfaat Asana (
Yoga Asana )
Fisik
§ Mengatur dan
mengendalikan jaringan kelenjar Endokrin shg sejumlah hormon berbeda
dikeluarkan dari dalam tubuh. ( Kelenjar Endokrin = Kelenjar saluran
– langsung masuk ke darah . Sekresi ke dalam ---> zat aktif dari Sekresi internal disebut hormon = merangsang dari
kata Yunani )
Organ Endokrin :
Kelenjar Hipofisis --- Hormon Pertumbuhan
Kelenjar Tiroid dan
Paratiroid --- mengatur penggunaan oksigen
Kelenjar
adrenalin (sekresi bertambah bila keadaan emosi : marah, takut. Pengeluaran yang berlebih menyebabkan
naiknya tekanan darah.
Satu kelenjar tidak berpungsi ---> kerusakan pada jaringan
Jaringan ini perlu
dipelihara secara optimal – fungsi normal : pelatihan teratur. (Otot,tulang, syaraf, kelenjar, jln pernafasan, pembuangan dan
sistem perderan darah diserasikan shg
semua sistem jaringan saling membantu)
§ Asana membuat
tubuh lentuk. Kelentukan pd tubuh mencegah dari
otot yg kaku.
Mental :
§
Asana membuat pikiran kuat dan mampu menahan rasa
sakit dan kemalangan.
§
Keseimbangan dan vitalitas
menjadi keadaan pikiran normal setelah latihan teratur.
§
Keseimbangan pikiran
dikembangkan maka membantu mengatasi beban hidup, kesulitan sbg bantu loncatan.
Spiritual :
§
Asana adalah tahapan pada jalan
spiritual. (Bukan semata-mata gerakan jasmaniah, ada doa/
mantra, penghormatan)
§
Asana langkah ke tiga dari 8
tahapan dari Astangga Yoga untuk membuat tubuh kita mantap pada tahapan
selanjutnya.
§
Adalah merupakan kebutuhan bagi
orang 2 yg tertarik pd spiritual
untuk membangkitkan sgl kemampuan bathiniah.
B. PRANAYAMA
PRANA : NAFAS, KEKUATAN HIDUP
(VAYU / BAYU = USADA BALI)
YAMA : MENGENDALIKAN ( MENGATUR )
PRANAYAMA :
PENGATURAN NAFAS
PERLUKAH PERNAFASAN DI ATUR ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar