Minggu, 20 Oktober 2013

Yoga Asanas


ASANA  DAN  PRANAYAMA


A.   ASANA
           Adalah sikap badan / keadaan tubuh tetap mantap, tenang, nyaman baik secara pisik dan mental .
           STIRA SUKHAM- ASANA (Sadhana Pada II.46)
·        Asana dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi jiwa sadar yang cendrung bergerak ke luar.  Tindakan pertama haruslah mnyempurnakan kendaraan bagi jiwa itu sendiri yaitu badan jasmani.
* Dengan melatih asana bukan saja kesehatan badan dapat dipertahankan (karena dapat mnyempurnakan peredaran darah, melemaskan persendian, memperkuat otot-otot, memijat dan merangsang sekresi organ dalam ), tetapi membantu menentramkan sertamenguasai jiwa.
·        Yoga asana berbeda dengan latihan-latihan badan yang kuat dan keras. Dalam asana gerakan dilakukan dengan lambat dan halus disertai pernafasan yang dalam diselingi saat-saat penekanan statis dan kediaman sempurna sehingga sebagian otot dan syaraf mendafatkan relaksasi yang mendalam.
Dalam gerakan asana energi kehidupan ditingkatkan, jika latihan secara teratur akan dapat menghimpun tenaga yang dipergunakan untuk mendorong meningkatkan kesadaran.

·        Dengan mempelajari cara mencapai ketentraman maka syaraf-syaraf beserta badan diharapkan dapat diam dan tidak bergerak (diam) dalam waktu relatif cukup yang lama,  maka orang akan mengendalikan otot-otot dan sistim syaraf untuk dapat melakukan meditasi yang lama.

·        Pengaruh penting dari asana adalah adanya keseimbangan sekresi hormon-hormon dimana hal tsb. Berpengaruh thd. pengendalian emosi dan kesadaran.  Tekanan halus dalam yoga asana mengakibatkan sekresi hormon yang harmonis, dan itu baik sekali pengaruhnya kpd. Pengendalian emosi dan ketentraman mental. Misalnya asana posisi Shashaungasana (sikap kelinci) merangsang mengalirkan hormon pineal shingga menjadi Penyabar dan mental tenang. (Meditasi: Melalui batas Supra : 1982: 50) 

§  Sikap / asana tidak dipaksakan, dipilih sesuai tujuan.
§  Dipilih sesuai bentuk tubuh.
§  Tiap asana --- sebagai Sukha Asana ( Asana yg menyenangkan
§  Dilakukan secara pelan-pelan (Tidak menghentak) dan relaksasi serta konsentrasi.
§  Dapat dilakukan oleh Tua dan Muda

Manfaat Asana ( Yoga Asana )

Fisik

Mengatur dan mengendalikan jaringan kelenjar Endokrin           shg sejumlah hormon berbeda dikeluarkan dari dalam tubuh.         ( Kelenjar Endokrin  = Kelenjar saluran – langsung masuk ke darah . Sekresi ke dalam ---> zat aktif dari Sekresi internal disebut hormon = merangsang dari kata Yunani )

Sistem syaraf otonum yang membawahi syaraf Simpatis dan Parasimpatis  yg tidak berada di bawah kehendak kita ikut pula terpengaruh. Sistem syaraf ini dapat bekerja lebih efisien, sistema syaraf ini mengatur fungsi organ tubuh dalam sprt: jantung, paru, pembuluh darah, ginjal, hati, alat pencernaan dsb.
Organ Endokrin :
Kelenjar Hipofisis  --- Hormon Pertumbuhan
Kelenjar Tiroid dan Paratiroid --- mengatur penggunaan oksigen
Kelenjar adrenalin (sekresi bertambah bila keadaan emosi : marah,  takut. Pengeluaran yang berlebih menyebabkan naiknya tekanan darah.

Satu kelenjar tidak berpungsi ---> kerusakan pada jaringan

Jaringan ini perlu dipelihara secara optimal – fungsi normal : pelatihan teratur. (Otot,tulang, syaraf, kelenjar, jln pernafasan, pembuangan dan sistem perderan darah diserasikan shg  semua sistem jaringan saling membantu)
§ Asana membuat tubuh lentuk. Kelentukan pd tubuh mencegah otot yg kaku. Pertambahan umur penyebab kekakuan. Elastisitas semua jaringan menurun. Dinding pembuluh darah mengalami pengapuran shg. tekenan darah meningkat.




Mental :
§  Asana  membuat pikiran kuat dan mampu menahan rasa sakit dan kemalangan.
§   Keseimbangan dan vitalitas menjadi keadaan pikiran normal setelah latihan teratur.
§   Keseimbangan pikiran dikembangkan maka membantu mengatasi beban hidup, kesulitan sbg bantu loncatan.

Spiritual :
§  Asana adalah tahapan pada jalan spiritual. (Bukan semata-mata gerakan jasmaniah, ada doa/ mantra, penghormatan)

§  Asana langkah ke tiga dari 8 tahapan dari Astangga Yoga untuk membuat tubuh kita mantap pada tahapan selanjutnya.

§  Adalah merupakan kebutuhan bagi orang 2  yg tertarik pd spiritual untuk membangkitkan sgl kemampuan bathiniah.


YOGA OLAHRAGA MEDITISI

PROF. BENSON Guru Besar Univ. BOSTON di Amerika Serikat mengatakan memiliki 4 unsur suatu olahraga/ aktivitas disebut meditasi al. :
1.     Suasana tenang saat olahraga/ yogasana.
2.     Tubuh dalam posisi relaksasi/ santai/ alamiah.
3.     Ada pusat perhatian  pikiran tdk. melayang ke mana mana
4.     Mengabaikan gangguan dari luar lingkungan.

Lebih jauh ahli Jiwa mengatakan : Tujuannnya adalah menghasilkan efek antisetres, mengendalikan energi hidup/ energi vital prana dalam tubuh.
Dengan aktivitas seperti meditasi (yoga ) maka :
o    Tubuh mengadakan relaksasi sempurna.
o    Tubuh lebih santai.
o    Akibatnya otot tidak mengadakan kontraksi.
o    Tenaga yang dibutuhkan tubuh menjadi minimal.
Maka :
Terjadi perubahan fisiologi atau alamiah dlm tubuh
Pemakaian oksigen – untuk pembakaran zat makanan berkurang.
Jantung tdk perlu bekerja keras memompa darah ke seluruh tubuh. Denyut jantung/ nadi frekwensinya menurun. Tekanan darah menurun. Frekwensi pernafasan menurun.
Karena aktivitas menurun, metabolisme seluruh  tubuh mengalami penurunan.
Azam laktat hasil metabolisme sebagai  penyebab kelelahan berkurang banyaknya  dlm peredaran darah dan sel otot.

Perubahan ini -> menyebabkan berkurang keluar hormon adrenalin.
Aktivitas yg dikoordinasikan oleh saraf Simpatis memperlambat kerjanya , maka tubuh tidak tegang.
Kesigapan tubuh diganti dg KENYAMANAN istirahat relaksasi.
Maka PIKIRAN Ikut tenang. Tegang dan stres menurun.

Karena gerakan yang lembut , sederhana, murah dan efektif.
Pelatihan perlahan-lahan disertai mengatur nafas dan Pemusatan fikiran.





















Yogasana Bagi Orang Modern


Pada zaman modern banyak waktu luang dan banyak pilihan tersedia untuk mendapatkan kesenangan pisik serta kenikmatan sensual.Pekerjaan, fasilitas hidup dan hiburan semuanya sering membawa ketegangan fisik, mental dan emosi. Terkadang orang tidak dapat menemukan cara untuk mencurahkan kekecewaan dan berbagai kegelisahan. Sebut saja angka kasus prilaku bunuh diri dapat dikatakan cukup mengkhawatirkan.
Pada zaman sekarang ini banyak sarana yang terhitung untuk menghibur diri dalam kehidupan, namun sedikit orang yang mampu untuk menikmati berbagai kemewahan
itu. 
Adakah pertolongan baginya ?.
Ada : Yoga dapat memberikan jawaban . Dengan melakukan yogasana secara teratur ia akan mampu membebaskan dirinya dari penyakit modern yang beradab : sembelit, encok, kekakuan, kekecewaan dan ketegangan.
Orang yang melaksanakan asana akan memiliki suatu kekuatan tenaga untuk menghadapi masalah dan tanggung jawab kehidupan. Dapat hidup harmonis dalam keluarga dan masyarakat

















PRANAYAMA ( Mengatur Nafas)

Mengatur Nafas ? Timbul pertanyaan dari pikiran kita.
Perlukan Pernafasan itu diatur. Bukankah bernafas itu sejak lahir dan tidak diajarkan.
Bernafas merupakan aktivitas bersifat otonom artinya berjalan dengan sendirinya tanpa dipengaruhi oleh kesadaran kita.
Waktu tidur , pingsan orang terus bernafas.

Tapi bernafas juga dapat diatur oleh kehendak kita walau dg batas tertentu. Sperti menahan nafas, tetapi tidak lama, hanya beberapa detik/ menit.  Ada kekuatan yg melawan kehendak kita.
Pernafasan dalam yoga memegang peranan penting. Dalam udara terdapat 70 %  Nitrogen, 23 % oksigen dan sisanya  berupa uap gas karbondioksida, Amoniak,  Argon, Nitrat , benda organis dan uap air.
Padahal yg paling banyak dibutuhkan dalam tubuh ini adalah Oksigen. Untuk menangkap oksigen (pembakar makanan menjadi energi) adalah alat pernafasan yg mempunyai tugas. Makin efektif alat pernafasan maka makin banyak oksigen yg dapat disedot.

Tujuan Pranayama :
Agar kapasitas paru menjadi lebih besar shg. Mampu memasukan udara ke dalam paru lebih banyak dari pada or. yg tidak melakukan pernafasan.
Otot punggung  dan perut menjadi lebih kuat. Aliran darah menjadi lebih baik. Kerja kelenjar endokrin akan bertambah produktif. Shg fungsi jantung, paru, ginjal, hati, usus, pembuluh darah lebih optimal.

Latihan yg mudah dilakukan adalah duduk bersila (silasana) .
Atur keluar masuknya udara dg melalui lobang hidung. Hirup secara perlahan sebanyak-banyaknya shg dada terasa penuh. Kemudian tahan beberapa saat. Hembuskan keluar melalui hidung perlahan-lahan. Ulangi setiap hari dalam jangka waktu beberapa menit,

 

 

********


 


ASANA DAN PRANAYAMA


A.   ASANA
           Adalah sikap badan / keadaan tubuh tetap mantap, tenang, nyaman baik secara pisik dan mental .
           STIRA SUKHAM- ASANA (Sadhana Pada II.46)

§  Sikap / asana tidak dipaksakan, dipilih sesuai tujuan.
§  Dipilih sesuai bentuk tubuh.
§  Tiap asana --- sebagai Sukha Asana ( Asana yg menyenangkan
§  Dilakukan secara pelan-pelan (Tidak menghentak) dan relaksasi serta konsentrasi.
§  Dapat dilakukan oleh Tua dan Muda

Manfaat Asana ( Yoga Asana )

Fisik

§ Mengatur dan mengendalikan jaringan kelenjar Endokrin           shg sejumlah hormon berbeda dikeluarkan dari dalam tubuh. ( Kelenjar Endokrin  = Kelenjar saluran – langsung masuk ke darah . Sekresi ke dalam ---> zat aktif dari Sekresi internal disebut hormon = merangsang dari kata Yunani )
Organ Endokrin :
Kelenjar Hipofisis  --- Hormon Pertumbuhan
Kelenjar Tiroid dan Paratiroid --- mengatur penggunaan oksigen
Kelenjar adrenalin (sekresi bertambah bila keadaan emosi : marah,  takut. Pengeluaran yang berlebih menyebabkan naiknya tekanan darah.

 

Satu kelenjar tidak berpungsi ---> kerusakan pada jaringan

Jaringan ini perlu dipelihara secara optimal – fungsi normal : pelatihan teratur. (Otot,tulang, syaraf, kelenjar, jln pernafasan, pembuangan dan sistem perderan darah diserasikan shg  semua sistem jaringan saling membantu)
§ Asana membuat tubuh lentuk. Kelentukan pd tubuh mencegah dari  otot yg kaku.


Mental :
§ Asana  membuat pikiran kuat dan mampu menahan rasa sakit dan kemalangan.
§ Keseimbangan dan vitalitas menjadi keadaan pikiran normal setelah latihan teratur.
§ Keseimbangan pikiran dikembangkan maka membantu mengatasi beban hidup, kesulitan sbg bantu loncatan.

Spiritual :
§ Asana adalah tahapan pada jalan spiritual. (Bukan semata-mata gerakan jasmaniah, ada doa/ mantra, penghormatan)

§ Asana langkah ke tiga dari 8 tahapan dari Astangga Yoga untuk membuat tubuh kita mantap pada tahapan selanjutnya.

§ Adalah merupakan kebutuhan bagi orang 2  yg tertarik pd spiritual untuk membangkitkan sgl kemampuan bathiniah.



























B. PRANAYAMA

PRANA  : NAFAS, KEKUATAN HIDUP
                 (VAYU / BAYU   = USADA BALI)
                
YAMA :  MENGENDALIKAN ( MENGATUR )

PRANAYAMA : PENGATURAN NAFAS

PERLUKAH PERNAFASAN DI ATUR ?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar